Durian

Durian (Durio zibethinus Murr) merupakan buah yang didaulat menjadi rajanya buah tropika dan sudah diakui sebagai spesies asli nusantara dari pulau Kalimantan. Keregaman genetik durian di Indonesia sangat besar. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai negara dengan potensi durian unggul paling tinggi di dunia.
Penyebaran durian di Indonesia sudah berlangsung lama sehingga terbentuk keragaman genotip yang beradaptasi sesuai dengan keragaman lingkungan nusantara. Ditunjang oleh persilangan terbuka, Indonesia merupakan negara yang sangat kaya dengan varietes durian unggul yang tersebar di setiap daerah. Walaupun umumnya tidak dikenal dinegara barat, durian adalah komoditas buah berharga di Asia Tenggara yang memberikan pengaruh pada kultur dan sejarah dunia. Nama durio dapat dipastikan berasal dari kata duri, yang menunjukan adanya duri pada kulit buahnya. Sedangkan zibethinus diduga berasal dari kata chivet (musang) yang mungkin terkait bau seperti musang atau disukai oleh musang.

Manfaat Kesehatan Durian
Durian merupakan buah yang kaya akan serat, mineral (P, K, Ca, Mg, Na, Fe, Mn, Cu, dan Zn), gula, vitamin C, serta asem amino tryptophan yang bersifat serotonergic. Durian juga sumber karbohidrat, protein dan lemak. Manfaat kesehatan durian bukan hanya karna kandungan antioksidannya saja, tetapi juga karena penyusuan asem lemaknya yang kaya asem lemak n-3 fatty dibandingkan dengan buah lainnya.
Dengan kandungan tersebut, jelas bahwa durian sangat baik untuk kesehatan. Bahkan, kandungan polisakarida pada daging buah durian yang mirip gel diketahui dapat menyerap lemak sehingga dapet menekan kadar lenyap dalam tubuh. Biasanya durian dikonsumsi lewat matang dan daging buahnya sudah mulai terfermentasi hingga rasanya mulai agak pahit dan kandungan senyawa yang bersifat alkoholik sudang meningkat.
Daun, akar, dan kulit batang durian diketahui juga mengandung hydroxyl-tryptamine, tannin, saponin, dan minyak mustrad. Dengan kandungan tersebut maka daun dan akar secara tradisional dapat dijadikan antipyretic (anti-demam). Gerusan daun durian segar dapat dijadikan obat untuk demam dengan cara dibalurkan ketubuh penderita, air dari hasil tumbukan batang durian segar dipercaya dapet mengobati malaria. Sementara itu, akar durian bisa dijadikan obat demam, baik meminum rebusannya atau ditumbuk dan dioleskan kebagian tubuh penderita.

%d blogger menyukai ini: